Saat mulut-mulut mereka beradu argumen, menceritakan kisah-kisah, entah fakta atau prasangka.
Aku, memilih untuk diam.
Diam adalah cerminan kebijaksanaan.
Orang dewasa, berwibawa, berkharisma, mereka diam.
Tak banyak bicara, banyak bekerja.
Kata-kata yang terucap tidaklah orang ketahui kebenarannya.
Jika tak dapat mempertanggungjawabkannya, diamlah.
Diam tak pernah salah.
Diam teruslah diam.
Sampai diajak bicarapun tetap diam.
Aku, memilih untuk diam.
Diam adalah cerminan kebijaksanaan.
Orang dewasa, berwibawa, berkharisma, mereka diam.
Tak banyak bicara, banyak bekerja.
Kata-kata yang terucap tidaklah orang ketahui kebenarannya.
Jika tak dapat mempertanggungjawabkannya, diamlah.
Diam tak pernah salah.
Diam teruslah diam.
Sampai diajak bicarapun tetap diam.
