Sacrificed heart
![]() |
| Initial formation of the team |
Kemenangan itu tak sekedar mengorbankan waktu, pikiran, tenaga, biaya tapi juga mengorbankan hati. Hingga diunggahnya tulisan ini, kita masih berhutang budi. Kepada mereka yang pernah berada dalam kesamaan mimpi. Kepada mereka yang telah sama-sama berkorban waktu, pikiran, dan tenaganya. Kepada mereka yang mengorbankan mimpinya untuk kita. Semua keputusan harus diterima dengan lapang dada, tapi aku yakin tidak akan ada yang bisa menerima sepenuh hati pahitnya kenyataan kayak gini. Kecewa. Pasti. Kecewa berat. Sama. Kenapa kita harus bertemu jika pada akhirnya berpisah? Kenapa kita harus bermula bersama jika pada akhirnya terbelah?
Yakinlah, pengorbanan yang ikhlas itu tidak akan sia-sia.
Mungkin bukan saat ini
Pasti ada saatnya nanti


0 comments